kirim mobil about us kirim mobil lokasi kantor cannonex kirim mobil FAQ kirim mobil contact us
Pastikan Anda memiliki NOMOR TIKET dan dapat di verifikasi pada Menu Tracking
 
 
   
 
   
   
   
 
BPPT: Banyak Pertimbangan Untuk Kembangkan Prototipe Kapal Maruta Jaya JS Calendar (positioning test) Horizontal Image Scroller 3
Artikel
Petunjuk Transaksi Marine Cargo Insurance Tracking
       
 
 

BPPT: Banyak Pertimbangan untuk Kembangkan Prototipe Kapal Maruta Jaya 

Ahmad Toriq - detikNews

Rabu, 18/01/2012 13:15 WIB

Jakarta - Kapal Maruta Jaya milik Badan Pengkajian dan Penerapan (BPPT) yang dirintis pada masa Menristek BJ Habibie pada tahun 1990 berakhir tragis, tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu (8/1) lalu. Kendati kapal hemat energi ini masih berupa prototipe, namun sudah banyak jasanya. Banyak pertimbangan mengapa kapal ini tak dikembangkan dan
hanya menjadi prototipe.

"Umur kapal kan ada peraturannya, Anda belum tahu, coba tanya ke BKI," ujar Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan BPPT, Dr Ir Samudro, MEng ketika ditanya mengenai mengapa kapal Maruta Jaya berhenti hanya sebagai prototipe sejak tahun 1990.

Hal itu disampaikan Samudro ketika ditemui detikcom di kantornya, Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2012).

"Ada regulasi, banyak hal yang perlu dipertimbangkan," imbuh Samudro.

Berikut wawancara lengkap detikcom dengan Samudro:

Kenapa kapal Maruta Jaya diletakkan di Tanjung Priok?

Kapal itu parkir, izinnya ada. Jadi begini, ini kan musibah ya, kita sedang kaji. Beberapa kali juga sudah kita rapatkan dan dikaji kenapa terjadi musibah itu. Kapal itu sebetulnya lagi..(terdiam sebentar) ini secara teknis ya, sebenarnya kan kapal itu layak

Maksud Anda layak?

Ya kemarin itu kan kita sudah dipakai ke mana-mana, di Arung Samudera juga nomor satu.

Kapan Maruta Jaya menjadi nomor satu di Arung Samudera?

Tahun 1995. Lawannya dari Esmeralda, Dewa Ruci, dari Jepang, macam-macam. Info lengkapnya di Angkatan Laut (TNI AL). Liat aja di website tahun 95.

Berarti kapan kapal di parkir di Tanjung Priok?

Kapal itu kan dikerjasamakan dengan mitra. BPPT kan nggak boleh mengoperasikan kapal itu karena bukan perusahaan pelayaran. Kita kan lembaga riset yang melakukan riset kapal ini. Sehingga menjadikan suatu produk, ya kapal ini.

Secara teknis kapal ini masih layak, masih bagus, di Arung Samudera menang. Dulu kan sebenarnya dibangun untuk hemat energi, dan ternyata hemat energi. Jadi kalau kapal ini satu hari bisa 700 liter bahan bakar, kapal sejenis yang kapal motor yang panjangnya hampir sama, dengan bobot sama bisa sampai 3000 liter bahan bakar. Nah ini kan kapal itu sudah terbukti hemat energi, kondisinya kan stabil kapal itu, bagus.

Trus Anda ingat waktu sekitar bulan Desember 2004 ada tsunami di Aceh? Waktu itu kapal lain nggak ada yang berani ngangkut bantuan logistik, kapal ini sudah sampai sana. Bawa logistik dan bantuan sampai ke Aceh sana, ke Mentawai. Kapal lain nggak ada yang bawa logistik ke sana, kita sudah menyalurkan bantuan ke sana. Dengan ombak Samudera Hindia kondisi kapal tetap stabil masuk ke sana. Malah dia operasionalnya setelah dibangun beroperasinya ke Indonesia bagian tengah, ke Indonesia bagian barat, balik lagi Surabaya, balik lagi ke Jakarta. Kondisinya bagus.

Jadi kenapa bisa diparkir di Priok?

Nah waktu itu kan menunggu doking.

Jadi siapa yang mengoperasikan kapal?

Kita ada mitra operasional, yaitu perusahaan pelayaran yang mengurusi kapal ini.

Nama perusahaannya?

PT Trans, Elsa Trans Nusantara

Dari awal perusahaan ini yang mengoperasikan?

Nggak. Sudah ada beberapa perusahaan pelayaran yang jadi mitra kita. Dulu ada Bahtera Adiguna, Jayakarsa juga pernah, kemudian Mitra Maruta, kemudian Admiral Lines juga pernah, Anda tanya saja ke perusahaan itu kondisinya baik kok.

Kondisi terakhir kan dinyatakan rusak, penyebab rusaknya apa?

Dia itu mau naik dok. Kan kapal itu seperti mobil, dia punya STNK. Jadi dia mau docking space untuk nunggu perpanjangan STNK-nya.

Tapi kan kapal itu keluar dari dam-nya diseret, apakah tidak karena kapal rusak?

Kapal itu kan nggak punya STNK. Izin berlayarnya kan berarti mati. Nggak boleh nyala.

Jadi sebenernya kondisi mesin kapal sehat?

Iya, parkir untuk masuk dok.

Masuk dok untuk apa?

STNK-nya ini kan masanya habis.

Istilah resminya untuk STNK?

Ya surat kapal. Dikeluarkannya dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Bentuknya sertifikat.

Jadi kapal menunggu sertifikat itu?

Iya. Itu akan keluar kalau kita habis nge-dok. Kan nanti diperiksa dulu yang harus diperbaiki, mana yang harus dirawat, dicek dulu, kan ada aturannya itu. Jadi secara teknis, sejak kapal itu dibangun, dioperasikan, setiap tahun dia harus diperiksa.

Kapal tidak dipakai dari tahun 2006?

Masih dipakai.

Berarti diletakkan di sana dan tidak dipakai mulai kapan?

Bukan nggak kepakai, jadi istilahnya itu kan nunggu doking.

Menunggunya masuk dari tahun berapa pastinya?

Wah ini operator nanti yang lebih mengerti.

Yang menunggu pada saat kapal sebelum tenggelam itu benar cuma sekuriti, bukan ABK?

Waduh saya nggak tahu, ini kan masih dalam wilayah pemeriksaan, bukan wilayah kami ini.

Wilayahnya siapa? Perusahaan?

Wilayahnya pihak yang berwenang.

Katanya besok akan bertemu dengan pihak syahbandar?

Setiap hari kita dipanggil, cuma bertahap aja.

Berarti selama ini kapal tidak rusak? Cuma menunggu doking, tahun berapa tadi masuknya?

Ya itu, tanya pihak sana.

Jadi yang terakhir yang mengurus PT Elsa Trans Nusantara?

Iya

Untuk ke depannya bagaimana?

Untuk ke depannya memang kita sudah punya beberapa rencana, seperti yang Anda tulis itu, merenovasi menjadi kapal latih pemuda, ya musibah saja itu.

Kerja sama dengan Menko Kesra?

Ya ini kan kapal negara, beberapa pengusulannya memang salah satunya dengan Menko Kesra.

Jadi kalau nanti sudah kerja sama dengan Menko Kesra tidak akan dioperasikan perusahaan swasta lagi?

Saya nggak tahu. Tapi kan masa Menko Kesra akan mengoperasikan kapal, kan nggak juga. Saya kira nanti tetap akan bekerja sama dengan pihak lain, perusahaan pelayaran.

Jadi nanti akan diangkat?

Lah kalau mau dijadikan kapal pelatih tentunya kita harus kaji dulu kan. Dari pihak Syahbandar nanti dicek, kondisinya bagaimana.

Mau diangkat kapan?

Belum tahu. Menunggu keputusannya. Mengangkat kapal itu kan nggak mudah. Harus ada izin dari departemen bersangkutan.

Anggarannya bagaimana?

Ya kan itu harus kita pikirkan juga, namanya musibah. Ini belum tahu siapa yang akan menanggung. Permasalahannya kan dari segi teknis juga harus dilihat, dari segi cuaca. Kemungkinan nanti kalau ada human error. Kewenangannya Syahbandar untuk memeriksa. Kita kan hanya pemilik.

Kapal ini sudah diketahui banyak kebaikannya seperti yang sudah disebutkan tadi. Apa tidak dikembangkan protipenya?

Rencana kita nanti memang akan dikembangkan sistem jumboizing. Kapal itu akan naik dok dan ditambah atau diperbesar lagi.

Kuantitasnya tidak ditambah?

Ya namanya prototipe belum boleh diproduksi. Pertama kan suatu produk dilihat dulu, diuji coba, layak nggak untuk produksi massal.

Kapal ini dibuat tahun berapa?

Selesai pembuatan tahun 1990.

Berarti kan sudah 20 tahun lebih, belum bisa dinyatakan layak produksi?

Umur kapal kan ada peraturannya, Anda belum tahu, coba tanya ke BKI.

Umur 20 tahun itu jadi belum layak untuk dikatakan baik?

Ada regulasi, banyak hal yang perlu dipertimbangkan

Selain ikut lomba, kegunaan kapal ini untuk apalagi? Kargo?

Iya tadi, kargo.

Sistemnya sewa ke BPPT atau gimana?

Bukan sewa, namanya mitra. Mereka kan punya izin pelayaran, kita kan nggak. Jadi nanti kita bisa ikut dalam kegiatan riset.

Berarti pernyataan dari Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) yang menyatakan ada kemungkinan kapal sengaja ditenggelamkan tidak benar?

Waduh Anda tanyakan ke KPI saja, jangan tanya saya.

Kalau KPI akan mengajukan ini ke Mahkamah Pelayaran tanggapannya?

Tanya ke KPI saja.

(nwk/vit)



 
     
 
   
   
 
   
  021 - 877 877 51 (H)
0-812 812 812 90
0-812 812 812 50

0-813 813 813 98
0-813 813 813 57
   
   
 
   
  artikel kirim mobil
  knowledgebase kirim mobil
  harga mobil
   
 

Jam Kerja :

Office
Senin - Jumat

09.00 - 17.00

Sabtu
09.00 - 14.00

Sea Port / Pool
24jam x 7hari

   
   
 

         
       
         

Towing Truck Towing Truck Self Loader Truck Keadaan Gudang Mobil di Pelabuhan Persiapan sebelum muat ke kapal roro Briefing Sopir sebelum perjalanan darat Padang-Jakarta Briefing Sopir sebelum perjalanan darat Padang-Jakarta Armada truk tangki di dermaga sebelum pemuatan ke kapal roro Pemuatan ke kapal roro Kegiatan bongkar dari kapal roro Kegiatan bongkar dari kapal roro Kegiatan bongkar dari kapal roro Excavator di atas kapal LCT Alat berat (excavator) di dermaga Pemuatan alat berat di kapal LCT Container Office / portacamp diatas truk Kegiatan pemasangan cover terpal Container Office / portacamp diatas truk Pengiriman trailer truk Pemuatan kargo diatas truk Pengiriman kargo kawat gulung Pengiriman kargo plat gorong-gorong Pengiriman kargo mesin batubara Pengiriman kargo mesin batubara Pengiriman kargo mesin batubara Pengiriman kargo pipa besi

PROGRAM AFFILIATE  
 

Apapun profesi Anda, pelajar, mahasiswa, pekerja formal/informal, PNS, dsb tanpa perlu menguasai produk kami dan tanpa biaya sepeserpun dapat memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan (PASIVE INCOME) berupa KOMISI dengan menjadi member Affiliate CANNONex dan Anda akan mendapatkan satu login Affiliate Member untuk memonitor portfolio penghasilan Anda.    [ Read More ] 

 
   
 
   
KNOWLEDGEBASE
> Institute Cargo Clauses
> Daftar Pelabuhan Di Indonesia
> Kode Telepon Di Indonesia
> Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil
> Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil
> Contoh Perjanjian Pengiriman Barang
> Istilah Pelabuhan
ARTICLES
> Cara Aman Kirim Mobil
> Asuransi Kendaraan Bermotor
> Yamaha X-Ride Menguji Nyali Di Kaki Merapi
> Yamaha X-Ride Meluncur Resmi Di La Piazza
> 2 Bulan Lagi Yamaha Siapkan X-Ride Edisi Khus...
> Armada Truk Mogok Massal, Tanjung Perak Lumpu...
> Menkeu Keluhkan Tanjung Priok Tak Steril
 
Syarat dan Ketentuan Pengiriman